Menu

Mode Gelap
 

Explore · 20 Oct 2023 09:52 WITA

Tak Jera, Warga Menantang Maut Duduk di Tepi Jembatan Teluk Kendari


 Warga Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menantang maut duduk di tepi Jembatan Teluk Kendari, meski sudah 2 kali korban jatuh hingga tewas. (Foto: Iin Lestari) Perbesar

Warga Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menantang maut duduk di tepi Jembatan Teluk Kendari, meski sudah 2 kali korban jatuh hingga tewas. (Foto: Iin Lestari)

DISWAYSULTRA.COM, KENDARI – Dua kejadian tragis tewasnya 2 warga akibat terjatuh dari Jembatan Teluk Kendari beberapa waktu lalu, rupanya tidak membuat efek jera bagi pengunjung lainnya.

Hal tersebut bisa diketahui dari banyaknya pengunjung yang bandel ‘menerobos’ pagar Jembatan Teluk Kendari. Mereka asik menantang maut dengan bersantai di sisi tepi jembatan tanpa pengaman.

Dari pantauan di lokasi di sore hingga malam hari, ada puluhan pengunjung nekat melewati pagar pembatas jembatan sepanjang 1.348 meter yang diresmikan Presiden Jokowi pada Oktober 2020 lalu itu.

Salah satu pengunjung yang ditemui, Karsila (22) mengaku tidak takut duduk di sisi luar pagar jembatan tersebut. Dara cantik ini mengaku, aksi nekatnya itu dilakukan untuk mendapatkan pemandangan sunset.

“Saya datang duduk di sini hanya untuk melihat dan menikmati indahnya sunset di sore hari dan saya tidak takut duduk di sini,” kata Karsila saat ditemui DISWAYSULTRA, pada Rabu 18 Oktober 2023 kemarin.

Dari pantauan, patut diduga banyaknya pengunjung nekat menantang maut di jembatan yang membentang setinggi 25 meter diatas Teluk Kendari itu, karena tidak adanya tanda larangan di tempat tersebut.

Namun hal ini dibantah Kabag Linmas Satpol PP Kendari, Arnaldo yang menyebut, pihaknya kerap mengerahkan petugasnya untuk memperingatkan pengunjung agar berada di sisi aman.

Meski demikian, peringatan yang dilakukan kerap diabaikan pengunjung. Sebaliknya, mereka bertaruh nyawa melakukan tindakan berbahaya dengan duduk di bibir jembatan meski telah banyak korban yang terjatuh.

“Sudah memperingati agar masyarakat tidak nongkrong atau beraktifitas di luar pagar jembatan, namun masyarakat hanya acuh terhadap peringatan dari anggota Satpol PP,” kata Arnaldo.

Arnaldo juga mengungkapkan, untuk mencegah adanya korban lagi, pihaknya intens melakukan patroli pada jam-jam ramai untuk mengimbau masyarakat yang beraktivitas di Jembatan Teluk Kendari.

“Patroli ini dilakukan malam hari, guna untuk menjaga keselamatan masyarakat supaya tidak terjadi lagi peristiwa jatuhnya masyarakat sampai meninggal dunia,” tegas Arnaldo.

Selain itu, pihaknya juga bakal menggandeng tokoh masyarakat sekitar Jembatan Teluk Kendari untuk membantu mensosialisasikan bahayanya beraktifitas diluar pagar bagi masyarakat.

“Satpol PP kendari akan melakukan sosialisasi dan akan mengundang tokoh masyarakat untuk menyampaikan atau himbauan akan bahayanya beraktifitas di luar Jembatan Teluk Kendari,” pungkasnya (*).

Reporter Magang: Iin Lestari/Arianto

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi IUP PT Antam Konut Crazy Rich Brebes Dijerat Pasal TPPU

27 October 2023 - 14:05 WITA

Mantan GM PT. Antam Ditahan Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pertambangan

23 June 2023 - 13:24 WITA

Trending di Berita