Menu

Mode Gelap
 

Hukrim · 13 Oct 2023 10:48 WITA

Kejati Sultra Tahan Tersangka Korupsi Proyek di Butur


 Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra), Ade Hermawan saat mengumumkan penetapan tersangka korupsi pembangunan Jembatan Cirauci 2, di Kabupaten Buton Utara (Butur). (Foto: Andri/diswaysultra) Perbesar

Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra), Ade Hermawan saat mengumumkan penetapan tersangka korupsi pembangunan Jembatan Cirauci 2, di Kabupaten Buton Utara (Butur). (Foto: Andri/diswaysultra)

DISWAYSULTRA.COM, KENDARI – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) menetapkan dua tersangka korupsi pembangunan Jembatan Cirauci 2 di Kabupaten Buton Utara (Butur), pada Jum’at (13/10/2023).

Kedua tersangka itu yakni berinisial R dan TUS. Kedua tersangka ini langsung ditahan di Rutan Kelas II Kendari.

Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sultra, Ade Hermawan mengatakan, pihaknya telah menahan 2 tersangka pada kasus yang merugikan negara sebesar Rp 2,1 miliar tahun anggaran 2021.

“R berperan sebagai penyedia jasa atau peminjam bendera (perusahaan) dari CV Bela Anoa, satunya itu inisial TUS Direktur Utama CV Bela Anoa,” ujarnya.

Baca Juga: Pelaksana Lapangan PT Lawu Dijebloskan ke Rutan Usai Ditetapkan Tersangka

Dalam pengadaan Jembatan Cirauci 2 tersebut lanjut Ade, para pelaku telah diberikan uang muka, namun hanya menyelesaikan 2 persen dari target yang diberikan.

Penjabat Bupati (Pj) Bupati Bombana, Burhanuddin mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Cirauci 2 di Buton Utara (Butur). (Foto: Andri/diswaysultra)

Penjabat Bupati (Pj) Bupati Bombana, Burhanuddin mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Cirauci 2 di Buton Utara (Butur). (Foto: Andri/diswaysultra)

Ia juga mengatakan, dalam kasus tersebut, pihaknya telah memeriksa 7 saksi, termaksud Penjabat (PJ) Bupati Bombana sekaligus eks Kepala Dinas Sumber Air dan Bina Marga Sultra yakni Burhanudin.

“Kadisnya lagi diperiksa sekarang ini, kami melakukan pemeriksaan sebagai saksi sehingga dari pemeriksaan itu kami menetapkan dua orang tersangka,” katanya.

Reporter: Andri

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

972 Tindak Pidana Terjadi di Wilayah Hukum Polresta Kendari

30 December 2023 - 11:30 WITA

Penambang Ilegal Diduga Beraktivitas di Blok Marombo

9 December 2023 - 04:18 WITA

TIDAK RESMI. Aktivitas diduga tambang ilegal di Blok Marombo, Kabupaten Konawe Utara.

Amel Mengaku Dilobi Jaksa Sembunyikan Celine Evangelista

15 November 2023 - 08:55 WITA

Politisi Partai Demokrat Kecam Peristiwa Kekerasan Siswa di Kendari

15 November 2023 - 08:30 WITA

Dugaan Korupsi Berjamaah di Bank Sultra, Kerugian Capai Rp 15,9 Miliar

15 November 2023 - 06:46 WITA

Gakkum KLHK Tangkap 2 Penambang Ilegal di Kawasan Hutan Kolaka

13 November 2023 - 11:47 WITA

Trending di Berita